Jumat, 16 September 2016

NAMA                 : HERMAYUNI SINAGA
NPM                   : E1I013035
MATA KULIAH      : DASAR-DASAR PENGINDERAAN JAUH
DOSEN PENGAMPU : YAR JOHAN S. Pi, M. Si
PRODI                : ILMU KELAUTAN

UNIVERSITAS BENGKULU

Just My dream



Kamis, 12 November 2015


MY DREAM IS MY LIFE AND MY STORY








sebagian dari mimpi saya telah saya wujudkan walaupun tidak sempurna yaitu saya dapat dan bisa melukis atau menggambarkan wajah atau karakter manga (komik). Dan mimpi saya ini akan saya kembangkan dan diasah agar saya dapat membuat manga atau dapat melukis dengan mahir dan profesional seperti idol saya LEONARDO DAVINCI.



Belajarlah selagi yang lain sedang tidurBekerjalah selagi yang lain bermalas-malasanBersiap-siaplah selagi yang lain sedang bermain danBermimpilah selagi yang lain sedang berharap.

Kamis, 22 Oktober 2015

PEMETAAN SUMBERDAYA HAYATI KELAUTAN

Nama   : Hermayuni Sinaga
NPM    : E1I013035
PRODI : ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS BENGKULU

QUIS KE-3 PEMETAAN SUMBERDAYA HAYATI KELAUTAN
 
MENURUT ANDA PETA MANA YANG LEBIH PENTING DI BIDANG KELAUTAN PETA TEMATIK ATAU PETA LAUT?

 Menurut saya peta yang lebih penting di bidang Kelautan adalah Peta Tematik.
Alasannya adalah:
Peta Tematik
         Peta tematik (peta statistik atau peta tujuan khusus) menyajikan patron penggunaan ruangan pada tempat tertentu sesuai dengan tema tertentu. Berbeda dengan peta rujukan yang memperlihatkan pengkhususan geografi (hutan, jalan, perbatasan administratif), peta-peta tematik lebih menekankan variasi penggunaan ruangan daripada sebuah jumlah atau lebih dari distribusi geografis. Distribusi ini bisa saja merupakan fenomena fisikal seperti iklim atau ciri-ciri khas manusia seperti kepadatan penduduk atau permasalahan kesehatan.
Peta Laut
           Peta laut adalah proyeksi  bumi atau sebagian muka bumi yang digambarkan di atas bidang datar dan digunakan untuk berlayar di laut lepas pantai maupun diperairan umum. Peta laut dibuat sedemikian rupa sehingga dapat dipakai untuk merencanakan suatu pelayaran baik di laut, lepas pantai maupun di perairan umum. Peta laut merupakan salah satu alat bantu navigasi untuk keselamatan pelayaran. Teknologi navigasi termasuk membaca peta laut merupakan salah satu pengetahuan / kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh para calon jurumudi kapal penangkapan ikan. Di Indonesia yang berhak menerbitkan peta laut adalah Dinas Hidro-Oseanografi TNI AL. Ditinjau dari fisiknya Peta laut dibagi menjadi 2 jenis yaitu :
1.     Peta kertas, peta yang dicetak diatas kertas.
2.     Peta Elekronik.
        Sehubungan dengan definisi dan pemakaiannya tersebut di atas, maka peta perlu dibedakan sesuai dengan sifat pemakaiannya ;a. Peta laut ( Nautical Chart )
Peta Laut
 b. Peta Penerbangan ( Aeronautical Chart )
Peta Penerbangan
c. Peta Cuaca ( Weather Chart )


Peta Cuaca
d. Peta Bintang ( Star Chart ) 
Peta Bintang
         Peta Laut merupakan gambaran sebagian permukaan bola bumi dalam bidang datar yang dipakai untuk suatu pelayaran baik di laut lepas maupun di peraiaran, seperti ; danau, Sungai, terusan dan lain-lainnya. Dengan kata lain peta laut merupakan peta yang dapat dipergunakan untuk berlalu lintas di atas air. Pembagian Peta Laut menurut Skala·    Peta Ikhtisar : Peta yang menggambarkan daerah yang luas dengan ukuran skala kecil 1: 1.000.000     atau lebih kecil. Dipergunakan terutama menunjukkan variasi, angin, arus, dan lain-lain.
·     Peta Haluan atau Peta Perantau : Peta dengan ukuran skala lebih besar yaitu  1 :  1 000 000 sampai    dengan 1 : 600 000. Dipergunakan untuk pelayaran pada jarak yang jauh dari pantai atau untuk             menarik garis haluan.
·   Peta Pantai : Peta dengan ukuran skala makin besar yaitu 1: 600.000 sampai dengan 1 : 100.000.        Dipergunakan untuk pelayaran antara pulau- pulau ataupun pelayaran sepanjang pantai.
·    Peta Penjelas : Peta dengan ukuran skala 1  :  50 000 atau lebih besar. Dipergunakan untuk navigasi    di selat-selat atau di air pelayaran sulit/sempit.
·  Peta Rencana : Peta dengan ukuran skala 1 :  50.000 atau lebih besar. Namun menggambarkan           bandar-bandar, pelabuhan, tempat berlabuh. Dipergunakan oleh kapal yang akan menyinggahi atau     menuju tempat - tempat tersebut.
 Data dan Informasi yang ada di Peta Laut:·         Bentuk garis pantai/kontur.
·         Kedalamam air laut
·         Muka surutan
·         Suar, pelampung, dan suar penuntun.
·         Jenis dasar laut
·         Alur pelayaran, tempat berlabuh, pintu dam pelabuhan
·        Daratan
·       Informasi peta (Nomor peta, judul peta, skala peta, koreksi peta, proyeksi peta, peneliti peta,                peringatan, edisi peta, satuan kedalaman laut)
·        Bahaya navigasi (Kerangka kapal, karang, gosong, ranjau, kabel bawah laut, pipa bawah laut}



Referensi
 

Selasa, 13 Oktober 2015

MY LAST LOVE


            Pagi yang cerah mengawali hari pertama masuk sekolah Tahun 2013-2014 Ajaran Baru di sekolah SMA TUNAS BANGSA yang di wilayah Jawa Barat, Bandung. Para siswa pun sangat antusias untuk memasuki wilayah sekolah SMA TUNAS BANGSA tersebut. Namun, sangat berbeda dengan Yun-Hi, ia sama sekali tidak gembira saat memasuki wilayah sekolah tersebut, entah kenapa ia merasa seperti pernah masuk ke wilayah itu.
            Bel pun berbunyi menandakan agar para siswa baris, terlebih siswa/i yang baru, untuk diberitahukan segala peraturan, misi-visi sekolah, dan MOS mereka.Setelah kepala sekolah selesai berpidato, ketua OSIS pun mengambil alih untuk acara penyambutan siswa/i baru di sma tersebut.Yun-Hi pun melihat wajah ketua OSIS yang sedang bicara, Yun-Hi merasa pria yang lumayan tampan itu mirip banget sama mantan pacarnya waktu ia duduk di bangku SMP, dan mereka pun sama-sama sebagai ketua OSIS, namun Yun-Hi sudah tidak lagi berkomunikasi dengan mantannya tersebut.
            Setengah jam telah berlalu, si ketua OSIS tersebut telah selesai menjambarkan kegiatan yang akan berlangsung untuk menyambut para siswa baru. Bel pun berbunyi,seluruh siswa baru pada berpulangan untuk membeli dan mencari bahan-bahan untuk MOS.
            Yun-Hi pun langsung mencari bahan-bahan MOSnya ke pasar, sesampainya di pasar Ia bertemu dengan ketua OSIS yang tadi pagi.Tanpa malu-malu Yun-Hi pun menyapa kakak kelas sekaligus ketua OSIS di sekolahnya tersebut.
“Hi,kak Henry”,sapa Yun-Hi.
“Hi, juga. Kamu anak baru yang tadi pagi lagin melamun, saat aku berbicara di depan kan?” balas dan sekaligus menyinggung sikap Yun-Hi tadi pagi.
“hehehehehe,,”balas Yun-Hi sambil tersenyum.
“kamu lagi nyari bahan-bahan tuk MOS besok, ea?”.Henry balik nanya ke Yun-Hi.
“ea kak, kalo kak Henry ngapain di sini,?”.jawab Yun-Hidan bertanya balik lagi.
“oh, kalo aku sih juga lagi ngawanin adik yang beli bahan MOSnya, kalo boleh tau nama kamu siapa?,kamu kan tau nama aku, tapi aku belom tau nama kamu.”jawab dan tanya Henry yang ingin tau nama Yun-Hi.
“oh, ia kak.Maaf aku lupa perkenalkan diri. Nama aku Yun-Hi, kak.”jawab Yun-Hi sambil tersenyum sipu malu karena lupa memperkenlakan dirinya.
“oh jadi nama kamu Yun-Hi?”
“ea,kak.”
“kamu, orang korea ea?”
“ea, papa orang korea, kak.”
“oh gitu ea, kenapa gak sekolah di korea?”
“sebenarnya sih aku mau sekolah di situ, kak. Tapi karna papa dan mama ada urusan kerja di Indonesia terpaksa deh aku sekolah di indonesia juga.”
“oh, jadi kamu terpaksa sekolah di indonesia?”
“oh, bukan gitu maksud aku kak”
“loh bukannya kamu bilang tadi bahwa kamu terpaksa karna papa dan mama kamu ada urusan kerja di Indonesia. Itu menandakan bahwa kamu tidak suka ama negara kelahiran mama kamu.”
“ya ampun kak Henry, bukan gitu maksud aku. Aku terpaksa karna harus beradaptasi lagi dengan lingkungan yang baru, kalo di korea aku kan gak perlu beradaptasi lagi.”
“oh gitu, tapi ngomong-ngomong kenapa kamu bisa bahasa Indonesia?”
“mama aku kan asli orang Indonesia kak, jadi mama gak mau kalo aku hanya menguasai bahasa korea, kalo kami berlibur ke rumah nenek dari mama kan harus memakai bahasa indonesia terlebih bahasa batak.”
“oh, jadi mama kamu indonesia orang batak ea?”
“ea, kak.”
“oh udah dulu ea, soalnya adik saya uda nelpon dari tadi,”
“oh,ea kak gak papa kok, lagian aku mau pulang kok. semua yang mau dibeli uda ada.”
“yakin uda semua, entar besok kena hukum ama kakak-kakak lainnya karna kamu gak memakai alat MOS dengan lengkap.”
“ea kak.sip deh”
“ok.sampai ketemu di sekolah ea,dan tetap semangat buat MOS.”kata Henry sambil tersenyum melambaikan tangan ke Yun-Hi sebagai tanda perpisahan.
“Ternyata kakak Henry itu aslinya baik dan ramah juga sangat tampan, astaga apa yang aku pikirkan ea???” kata Yun-Hi dalam hati sambil memukul kepalanya layaknya orang bodoh.
            Sesampainya di rumah Yun-Hi pun bertemu dengan orang tuanya yang uda dari menunggu ia pulang dari pasar, selain itu dia pun melihat ada seorang cowok tampan yang tidak asing lagi buat dia.Benar cowok tampan itu adalah sahabat Yun-Hi saat ia kecil, mereka memang sangat dekat sudah seperti kakak adik.
“ma, pa.aku pulang”
“oh, kamu uda pulang dari pasar ea sayang.”
“ea ma.Itu siapa ea ma?. Seperti aku kenal ama cowok yang disamping Bibi Mi-Nam?”
“Oh dia adalah anak Bibi Mi-Nam”
“apa?. Anak Bibi Mi-Nam, ma?”
“ea Yun-Hi. Jangan bilang kamu gak kenal ama dia.”
“heheheh,ea ma. Emang siapa namanya ma?”
“ya ampun Yun-Hi. Kamu itu ea, masa sudah lupa ama sahabat waktu keci, kamu sendiri emang kamu uda tua ea?”
“iiiihhhh,mama ini.masa anaknya sendiri dibilang tua sih.”
“habis kamu sih masa sudah lupa. Padahal kalian kan kenalnya dari kecil dan berpisah waktu kamu mau smp.”
“ea itu kan uda lama,ma”
“ea deh mama tau. Ya uda mama kasih tau deh siapa itu.”
“siapa ma?”
“Ji-Hoo.”
“apa Ji-Hoo ma?. Mama bilang dia itu sih Ji-Hoo. Yang benar ma?”
“ea sayang. Emang mama pernah bohong ama kamu.”
“gak pernah sih ma.”
“ya udah, kamu sapa dulu mereka.”
“tapi ma, aku ada kerjaan buat MOS besok.”
“ea ampun cuma menyapa dan memberi salam juga hormat. Dia itu kan sahabat kamu.”
“ea deh ma. Yun-Hi tau. Ya uda kalo gitu Yun-Hi ke sana dulu ea ma.”
“gitu dong, baru anak amam yang baik.”
“ea mama ku sayang.” Jawab Yun-Hi lalu pergi menghampiri tamu yang sedang berbicara dengan papanya.
“halo bibi Mi-Nam.”
“oh ea. Kamu Yun-Hi kan?”
“ea Bi.”
“wah kamu uda beasar juga sangat cantik ea.”
“makasih bi.”
“oh ea kamu kenal ini ama nak bibi kan?”
“tentu saja bi. Kamu Ji-Hoo kan”
“ya uda kalo gitu kamu ajak Ji-Hoo tuk jalan-jalan besok ea,kamu mau kan Ji-Hoo?”
“tapi pa,Yun-Hi besok pasti capek dan lelah. Papa tau kan kalo besok aku ada kegiatan sekolah yang sangat melelahkan.”
“ea, papa tau kalo kamu ada kegiatan MOS yang memlelahkan, tapi dia itu kan sahabat sekaligus kakak kamu. Lagian bibi Mi-Nam dan Ji-Hoo akan tinggal disebelah kita, dia juga akan sekolah di sekolah kamu.”
“apa pa?. Benarkah itu bi?”
“ea benar apa yang dikatakan oleh papa kamu. Karna bibi juga ada kerjaan di sini.”
“oh, baiklah kalo gitu aku sih gak papa. Kalo gitu lihat besok aja ea .”
“yun-hi, kamu kok gitu sih ngomongnya sayang.”
“gak papa kok paman. Yang penting kan dia ada niat mau ngajak aku.”
“baiklah kalo gitu Yun-Hi ke kamr dulu ea semuanya karna masih ada tugas dari sekolah yang belom siap aku kerjakan. Selamat malam semuanya.”
“ea selamat malam juga buat kamu sayang.”      
            Sinar mentari yang menyinari bumi dan seisinya, dan kicauan para burung nan-merdu menandakan bahwa malam telah berlalu dan tibalah pagi. Sinar mentari yang sangat indah menyilaukan kamar Yun-Hi, dan membangunkannya dari mimpi tidurnya.
“selamat pagi dunia, semoga hari ini aku bersemangat tuk menjalankan MOS hari pertama ini.”
“Sayang, kamu uda bangun kan. Cepat mandi, entar kamu telat. Kamu bilang kamu ada kegiatan MOS.”
“ea ma, aku uda bangun, ini mau mandi.”
“oh, cepat ea biar sarapan kita.”
“ish, mama ini ribut banget sih. Malu tau didengarin ama mereka.”
“ea maaf sayang, mama kira kamu belom bangun. Biasanya kamu kan bangunnya kesiangan.”
“ea itu kan waktu aku masih SMP, sekarang aku kan uda SMA mama, berarti aku kan uda mulai dewasa. Jadi jangan gitu lagi ea ma.”
“ea sayang ku. Ya uda kita sarapan yuk. Yang lain uda pada nunggu di meja makan.”
“APAAA MAAAA?, mereka uda nunggu dari tadi?”
“ea, kenapa sayang?”
“mama, Yun-Hi kan jadi malu?”
“makanya jangan lama bangun dong sayang...”
“ini kan uda cepat aku bangunnya, hanya telat aja alarm ku berbunyi.”
“bukan alarmnya yang lama berbunyi, tapi kau aja yang lama bangun.”
“ea deh ma,”
“ya uda, kita ke meja makan, biar kamu gak telat nantinya.”
“ea ma..”
“pagi Yun-Hi..”sapa bibi Mi-Nam
“pagi juga, Bi Mi-Nam.”balas Yun-Hi
“kamu tidur nyenyak tadi malam?”
“ea, bi. Ya uda aku berangkat duluan dulu ea pa, ma,bi Mi-Nam, dan kamu Ji-Hoo.”
“ea sayang, semoga hari mu menyenangkan hari ini. Dan semangat menjalankan MOSnya ea sayang.”
            Akhirnya Yun-Hi pun berangkat,saat ia sedang menunggu bus sekolah di halte bus. Tiba-tiba ia melihat Henry ketu OSIS di sekolahnya. Henry pun menghentikan motornya dan menyapa Yun-HI.
“Hi, pagi”
“pagi juga kak Henry.”
“lagi nunggu bus ea?”
“ea kak, soalnya kalo bareng ama papa, kemungkinan aku akan telat nantinya. Jadinya aku pilih tuk naik bus sekolah aja, tapi busnya belom datang kak.”
“oh, kalo gitu kita bareng aja ke sekolah. Ayo naik.”
“gak deh kak, entar aku ngerepotin kakak, lagian gak enak ama yang lainnya kak.”
“daripada kamu telat, lagian kan kamu bilang kalo busnya masih belom datang. Gimana kamu mau telat dan dihukum oleh panitia nanti?”
“ea,gak mau lah kak.”ya uda kalo gitu naik aja.”
“ya uda deh, kalo kakak tetap maksa.”
“giru donk, ya uda ini pakai helm dulu biar selamat.”
“ea kak.”
“pegangan yang erat ea, soalnya aku mau balap, kita uda mau telat ini.”
“ea kak.”
            Dengan terpaksa dia pun naik ke motor pria itu. Ada rasa yang sangat aneh ia rasakan, rasa yang belom pernah ia alami sebelumnya. Apakah ini namanya Cinta pada Pandangan pertama. Tak lama kemudian, mereka pun sampai di SMA TUNAS BANGSA dengan tepat waktu. Namun, saat Yun-Hi turun dari motor pria yang sangat di kagumi di sekolah itu, semua cewwk-cewek menatap mereka berdua dengan heran terlebih Mira (mantan pacar Henry) yang mentap dengan tajam ke Yun-Hi saat ia melihat pemandangan yang membuatnya ingin memukul cewek itu.
“Gila, bukannya itu cowok loe, Mir?” tanya Sarah, salah satu sahabat Mira.
“ea Mir, dan siapa cewek yang barusan turun dari motor Henry?”tambah Rani yang membuat Mira makin jengkel dan kesal.
“tuh cewek kayaknya anak baru, liat aja seragam dan alat buat MOS yang ia bawa.”
“ea, betul. Tuh cewek kayaknya anak baru yang sok bangat.”
“gimana kalo kita kerjain aja dia, saat MOS ini. Kamu setuju kan Mir?
“ia. Ide sangat bagus Rani. Loe uda buat gue kesal dan bentar lagi loe aka terima balasan yang sangat berat dari gua anak baru.”Jawab Mira dengan suara yang lantang dan mata penuh dengan cemburu dan balas dendam.
“ya uda, yuk kita pergi.”
Di lain sisi....
“ makasih ea kak, uda ngantarin tepat waktu ke sekolah.”
“ea, sama-sama. Ya uda kamu masuk dulu dan langsung ke barisan aja ea.”
“ok kak.”
            Yun-Hi pun bergegas menuju lapangan sekolah tempat siswa yang baru baris untuk melaksanakan MOS. Tak lama kemudian bel sekolah pun berbunyi dan kepala sekolah pun memulai pidato dan mempersilahkan ketua OSIS untuk langsung memulai acara MOS mereka. Dan para senior pun telah menunggu di setiap pos untuk membimbing ataupun memberikan mereka arahan tentang sekolah SMA TUNAS BANGSA tersebut. Dan kesempatan ini pun sangat ditunggu-tuggu oleh Mira dan teman-temannya di pos Fisik dan Mental untuk memberikan pelajaran langsung terhadap anak baru yang telah mendekati pacar dia. Dan ternyata benar, kelompok Yun-Hi yang terakhir datang ke pos dihajar habis-habisan oleh Mira dan teman-temannya.
“mana yang namanya Yun-Hi, keturunan korea itu?”, Bentak Mira sebagai pimpinan di pos tersebut.
“saya kak, ada apa kakak manggil saya?”, Tanya Yun-Hi dengan nada pelan.
“Oh, jadi kamu yang keturunan orang korea itu?, kamu gak tau buat apa aku manggil kamu?, kamu gak tau apa kesalahan kamu pagi ini?”, tanya Mira dengan wajah yang  mulai merah karena melihat cewek yang ada dihapannya ini ia jadi teringat dengan kejadian tadi pagi.
“saya bena-benar gak tau kenapa kakak tiba-tiba manggil saya dan kesalahan apa yang saya buat pagi ini kak?”
“kamu itu ya,buat aku marah.kalo gitu kamu lari lapangan sebanyak 10 putaran habis itu kamu cari samapah yang ada di lapangan ini terus kamu minta tanda tangan para senior yang kelas IX IPA 2. Kamu mengerti tidak????”
“kak, emang apa kesalahan yang aku buat hingga membuat kakak memberi kau tugas yang sangat banyak ini kak???”
“kamu itu banyak banget sih keluhannya. Ayo kerjakan atau saya beri kamu tugas yang sangat berat yaitu panggil ketua OSIS bawa ke sini dan minta maaf di hadapannya???”
“baik, aya akan pilih tugas yang berat yaitu pilihan yang pertama kakak buat.”
“nah gitu kan enak, tanpa membawa KETOS kemari.”
            Akhirnya Yun-Hi pun melakukan tugas yang pertama lari lapangan sebanyak 10 putaran. Tugas yang pertama pun selesai dengan penuh keringat dan ia tampak kelelahan lalu tanpa mengambil istirahat ia pun mulai mengutip sampah yang ada di lapangan tersebut. Dan tiba-tiba gadis ini melihat sosok pria yang tadi pagi menolongnya, siapa lagi kalau bukan si Ketua OSIS yang tampan, pintar, baik hati dan populer di kalangan kaum Hawa.
“hai”, sapa si KETOS dengan senyum lebar terpancar di wajah manisnya.
“hai juga kak.” Balas Yun-Hi tanpa senyum karna ia tampak kelelahan.
“loh,kamu kenapa tampak lesu gitu dan kok kamu mengutip sampah?” Tanya si KETOS itu lagi.”
“oh, ini karna aku melakukan kesalahan kak.”
“kesalahan apa yang kamu buat, terus sekarang kamu di pos mana?”
“kata kakak yang ada di pos  Fisik dan Mental aku ada kesalahan, tapi aku gak tau kesalahan apa yang uda aku buat hingga kakak itu pun menyuruh aku ngerjakan tugas yang berat ini kak.”
“kamu pernah melotot dia gak atau kau pernah ketemu ama dia terus gak kamu sapa?”
“gak kok kak, aku baru pertama kali ketemu ama kakak itu.”
“kamu tau gak sapa namanya dia?”
“gak kak,”
“ya ampun, mungkin kamu gak menyapa dia dengan baik kan?”
“tapi aku kan baru ketemu ama kakak itu.”
“oh, ya uda kalo gitu kamu bawa aku ke pos itu biar aku tanya ama teman ku yang pimpinan di pos itu.”
“tapi kalo gak salah aku ada tugas pilihan kedua, tapi aku tolak kak.”
“tugas pilihan kedua itu apa?”
“membawa kakak menghadap ama kakak itu.”
“loh, kenapa gak kamu terima tugas yang kedua aja, dan malah milih tugas yang berat seperti ini.”
“kan aku segan ama kakak juga ama siswa yang lain kalo aku dan kakak pernah ketemu sebelumnya.”
“ya ampun, itu kan gak masalah loh Yun-Hi. Kalo gitu kita ke pos itu aja yuk.”
“tapi kak,,,”
            Gadis itu pun tidak bisa menolak ajakan pria yang uda menolong dia dan kini pun lagi-lagi pria ini mau menolong dia lagi. Tak lama kemudian mereka pun sampai di pos yang memberikan dia tugas yang sangat tidak ia mengerti apa kesalahan yang ia buta hingga pimpinan pos tersebut marah dengan tiba-tiba.
“Mira, lihat cewek penggoda itu membawa Hengky kemari.”
“bukannnya cewek itu milih tugas yang pertama kan?”
“ia benar, aku pun dengar kalo cewek sialan itu milih lari lapangan daripada bawa cowok kamu kan?”
“bagus aja kalo tuh cewek bawa Hengky kemari, bair dia tau bahwa cowok yang ia dekati adalah cowok aku dan gak akan pernah mendekati cowok ku lagi.”
“hai Mira, siapa yang memberi tugas berat kepada siswa yang satu ini?”
“aku. Kenapa?”
“cewek ini ngadu ama kamu kalo aku uda nyiksa dia dengan tugas ini, Gitu???”
“gak, dia gak ngadu kok ama ku. Mlah aku sendiri yang nanya pas aku lagi keliling melihat keadaan man atau ada yang sakit atau kalian memberi tugas yang tak baik. Dan ternyata benar dugaan aku. Kenapa sih kamu lakukan ini. Emang kesalahan apa yang ia buat sehingga kamu marah ama dia?”
“kok kamu malah bela anak baru ini sih Heng, kenapa malah nanya ke aku, coba kamu tanya aja ama dia.”
“Mir, plis jangan seperi anak-anak dong. Ya uda kalo dia gak tau apa kesalahan dia kau aja yang kasih tau biar masalah ini selesai dan tidak sampai ke telinga pak kepala sekolah kita ok.”
“ok. Aku akan kasih tau apa yang telah dia lakukan hari.”
“gitu kan enak. Dan kamu dengar baik-baik kalo kamu memang benar melakukannya sebaiknya kamu minta maaf ok.”
“ok kak.” Jawab Yun-Hi dengan senyum kecil di wajah manisnya yang membuat Hengky pun ikut tersenyum.
“lihat aja dia uda dua kali melakukan keslahannya sekarang.” Tiba-tiba Mira bicara dengan suara keras dan wajah merah karena kesal.
“loh, kenapa rupanya. Apa yang uda dia buat. Setau aku dia gak ada buat kesalahan malah dia tersenyum kepada kita bahwasanya dia tak ada buat kesalahan ya kan ?” tutur Hengky dengan tersenyum lebar.
“kamu salah Heng. Dengan ia tersenyum ke kamu itu adalah kesalahan kedua dia. Asal kamu tau kesalahan dia yang pertama adalah mendekati kamu secara diam-diam tadi pagi.”
“oh jadi kamu cemburu kalo aku dan dia itu dekat, Mir.”
“iya. Kenapa. Kan wajar kalo aku cemburu, aku kan pacar kamu Heng.”
“Mir, bukannya kita uda putus dua hari yang lalu. Saat aku dan adik ku mencari alat MOS dia aku melihat kamu dengan seorang pria sambil pegangan tangan dan kamu kayaknya senang banget ama pria itu. Jadi aku kira kamu uda mulai bosan dengan aku. Iya kan?”
“bukan gitu Heng, aku kira cewek yang ada di sebelah mu pacar kamu dan aku kesal jadi aku panggil deh sahabat aku tuk tenangin dan hibur aku. Dan kebetulan dia ada di situ dan kami pun ketemuan.”
“Apa kamu bialng kalo adikku adalah pacar aku. Bukan cuma hari itu aku melihat kamu dengan pria itu. Dua hari sebelum hari itu aku melihat kamu dengan dia di taman saat kita selesai ketemuan. Kamu inagtkan. Sekarang apa yang mau kau bilang bahwa semua itu adalah  BOHONG?”
“gak Heng, dia yang selalu ngejar-ngejar aku.”
“dan kamu kayaknya selalu WELCOME kalo cowok itu ngejar kamu dan kamu pun terlihat senang dan bahagia. Gak saat kamu ada di sisi ku yang selalu cemberut dan ingin cepat pulang atau jangan-jangan kamu ingin cepat pulang mau ketemu ama pria itu.”
“gak Heng. Semua yang kamu katakan adalah bohong. Aku masih sayang dan cinta sama kamu. Tapi kamu yang selalu membuat aku seperti aku gak cewek kamu.”
“apa maksud mu?”
“kamu gak ingat waktu kita ketemuan di taman saat itu aku ingin kamu ingat kalo hari itu adalah ulang tahun aku, Heng. Tapi kenyataanya tidak. Dan dia pun datang saat aku sedih karena kamu.”
“oh, hari itu. Gak mungkin aku lupa ama ulang tahun cewek aku sendiri. Kemarin aku suruh kamu pulang itu karna aku mau ngasih kamu kejutan.”
“kejutan kamu bilang. Jangan bohong di depan aku dan di depan teman-teman aku ini.”
“kamu salah Mir.”
“terus gimana dengan telepon kamu yang berbunyi.”
“itu, aku menelepon teman kamu ini yang uda datang ke rumah kamu. Dia nelpon aku beritau kalo pesta kejutan ultah kamu uda selesai apa belom karna mereka juga mau memberi kamu kejutan di ultah mu, tapi kenyataannya kamu malah ama pria lain dan aku pun menyuruh mereka pulang karna kamu ada janji dengan orang lain dan mereka tanya siapa orang itu. Aku bilang aku gak tau.”
“APA????”, kata Mira sambil terkejut mendengar penjelasan dari pria yang ada di hadapannya.
“Kalo kamu belom juga percaya ama aku bisa kok kamu tanya ama kedua teman kamu itu.” Jelas Hengky lalu pergi meninggalkan Mira dan teman-temannya.
“benarkah kalian ada di sana?”, tanya Mira kedua temannya itu.
“iya, apa yang di  bilang oleh Hengky memang benar, Mir. Tapi kamu ada janji ama orang lain jadi kami pun langsung pulang tanpa menelepon kamu, karna kami juga uda kemalaman menunggu di depan rumah mu itu.”
“ya ampun, kok kalian gak ada yang ngasih tau aku. Entah sms aku kek, kan jadi salah paham aku ama Hengky.” Tutur Mira dengan penyesalan yang sangat dalam.
“kan uda aku bilang tadi, kalo kau uda ada janji dengan orang lain yang aku dan juga Hengky gak tau siapa pria yang ada bersama mu di hari ultah mu itu loh..”
“emang dia siapa sih Mir, sampe-sampe kau ninggalin pacar kamu seniri.”
“dia itu mantan aku yang dulu.”
“loh kok bisa kalian ketemuan??”
“itu lah aku gak tau juga, kenapa dia masih ngejar-ngejar aku..”
“terus gimana hubungan mu dengan Hengky? Apa kalian uda putus ato masih pacaran??”

#TO BE CONTINUED.....